3 Weeks in Malaysia

I’m home. Yes, Bogor, Jawa Barat, Indonesia once again. Setelah tanggal 18 September lalu gw berangkat ke Malaysia dan menjadi mahasiswa National University of Malaysia, kini gw di deportasi ke Indonesia. Kenapa? Karena alhamdulillah sujud syukur, gw diterima di University of Malaya. Dan berhubung kegiatan perkuliahan di universitas tertua di Malaysia ini dimulai pada bulan Desember untuk intake II, maka pihak CIMB selaku sponsor pun mendeportasi memulangkan gw dulu ke Indonesia untuk berliburan panjang diberangkatkan lagi pada bulan Desember.

Jadi, apa yang gw lakukan selama 3 minggu di Malaysia dengan visa turis yang belum sempat saya pindah ke visa pelajar? Pada hari kedua gw di Malaysia, gw plesir ke KL. Dan gw pun tertakjub dibarengi dengan gemetar di lutut ketika melihat Mall 10 lantai, dan lebih nganga lagi waktu liat ternyata itu mall ada map-nya kaya Dufan/Kebun Raya Bogor. -__- Tapi malangnya nasib mall itu, masa iya binder aja ga jual di satu toko pun. Usut punya usut, ternyata Binder adalah barang langka di Malaysia.

Binder, Berharga banget di Malaysia

Barang Langka

Bisa dipastikan binder adalah barang import.

 

Sudah cukup jalan-jalan setelah betis terasa bagai berkonde 3 tingkat, akhirnya kami mencari makan di luar, berkat saran dari saudaranya Aldi, kami terselamatkan dari harga food court mall itu.

Hari dan minggu pun berlalu.


Pada tanggal 7 Oktober yang lalu, kami menghadiri Dinner yang diadakan oleh CIMB Foundation untuk para scholar dari Batch 1 – Batch 3. Sebagai forum pertemuan dan berkenalan dengan Dato’ Shukri salah satu direksi CIMB Group, dan berbagai orang yang memiliki andil dalam berjalannya program Overseas Scholarship ini. Lengkapnya bisa dilihat di blog temen seperjuangan gw : Rizki Aldila.

Dan puncaknya, tanggal 9 Oktober, gw pulang deh ke Indonesia. Such a nice visits to Malaysia, except the immigration officer yang mukanya jutek padahal gw yakin kalau senyum aja ga cantik apalagi jutek. But overall, perjalanan yang menyenangkan dan membuka wawasan tentang Malaysia yang selama ini image bentukan media begitu jelek. Finally, let’s say, Alhamdulillahirabbil’alamin atas perjalanan berangkat dan pulangnya gw dan segala berkat dan rahmat Tuhan YME hingga gw punya kesempatan kuliah overseas in free of charge.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s