Permulaan

Banyak inspirasi terlintas di otak, kalau gak langsung ditulis akan langsung menguap begitu saja dan tidak terealisasikan, menjadi tak berarti.
Akhir-akhir ini pikiran saya tertuju kepada suatu hal yang mungkin terlalu besar untuk dipikirkan oleh seorang remaja berumur 17 tahun. Tapi ini adalah permulaan, anggaplah saya sebagai seorang amatir, semua orang yang ahli dalam bidangnya pasti pernah menjadi pemula dalam bidang itu. Maka saya rasa saya akan memulai.

Masalah apakah yang sedang merasuki pikiran saya ini? Banyak sih, tapi singkatnya mungkin Nasionalisme mungkin yah. Saya peduli terhadap negara tempat saya dibesarkan dan berpijak selama ini serta mencuri oksigen yang di produksi oleh hutan-hutan di negara ini. John F. Kennedy pernah bilang, “Ask not, what your country can do for you. Ask what, you can do for your country.” Selama ini saya belum bisa “membayar” apa-apa atas segala yang diberikan negara ini, kebebasan, keamanan, kenyamanan dan sebagainya, walaupun itu semua satu paket dengan kebrengsekan para pejabat yang mengidamkan kehidupan sejahtera bagi dirinya dan golongannya sendiri. Saya tidak mengatakan bahwa SEMUA pejabat brengsek, namun KEBANYAKAN dari mereka atau SEBAGIAN dari mereka adalah tidak lain dan tidak bukan merupakan brengsek. Mereka menutupi cahaya yang ingin membuat negara ini bersinar. Maka terkutuklah mereka.

Akhir-akhir ini rasa ketertarikan kepada nasionalisme begitu tinggi di dalam hati dan otak saya, mulai dari merenung, membaca, dan mencoba mempraktekan dari hal yang terkecil yang bisa saya lakukan. Dari dulu, kalau nulis nama negara, saya akan selalu memulai dengan huruf kapital di depannya, menurut saya itu adalah penunjukkan rasa hormat yang terkecil, setidaknya menunjukkan bahwa negara saya, Indonesia itu patut dihargai dan saya menghargainya.

Mungkin kalimat-kalimat seperti ini terlalu tinggi untuk ditulis atau diucapkan oleh seorang bocah 17 tahun yang baru lulus pendidikan SMA. Dan mungkin beberapa orang akan tertawa jika melihatnya. Namun, sekali lagi, ini adalah permulaan bagi saya, sebagai pemula saya masihlah meraba-raba keadaan dan perlu banyak belajar. Mungkin suatu saat saya bisa menjadi praktisi.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s